Sabtu, 19 Juni 2010

Pembuatan Query Pada MS Access 2007

  1. TUJUAN

  1. Siswa dapat membuat sebuah Database menggunakan Ms. Access 2007

  2. Siswa dapat membuat Query menggunakan Ms.Access 2007

  3. Siswa dapat menerapkan Query serta Criteria-criterianya pada pembuatan Data Base

  4. Siswa dapat mengetahui cara kerja Ms. Access 2007 dalam membuat Database


  1. HASIL PRAKTIKUM

  • Pembuatan file serta pembuatan dan penambahan table.

  1. Jika sudah mempunyai program Ms. Access 2007, langsung masuk ke program dengan mengklik Start > All Program> Microsoft Office > Microsoft Office Access 2007.


  1. Pada Template Categories pilih Featuring

  2. Kemudian Klik pada Blank Database untuk membuat database baru

  1. Setelah itu akan muncul tampilan seperti berikut, isikan nama file.

  1. Setelah mengisikan nama file kemudian klik pada gambar folder untuk memilih tempat kita untuk menyimpan file yang akan dibuat, setelah memilih tekan OK.

  1. Kemudian klik Create.



  1. Setelah melakukan proses tadi akan muncul tampilan seperti berikut, untuk membuat tabel klik pada View.

  1. Kemudian isikan nama tabel, setelah itu klik OK.

  1. Untuk menambahkan Tabel baru, klik pada Ribbon “Create” kemudian pilih “table”.


  1. Setelah muncul table yang ditandai dengan munculnya Table1:table pada kotak dialog All Table kemudian klik pada Ribbon Home pilih View

  1. Kemudian isikan nama table yang akan dibuat, jika sudah klik OK.



  • Pembuatan QUERY

  1. Setelah melakukan langkah-langkah diatas / jika kita sudah mempunyai tabel-tabel, kita buka tabel-tabelnya terlebih dahulu.

  2. Klik dua kali pada tabel yang akan digunakan.

  1. Jika kita ingin membuat Query, pilih Ribbon Create kemudian pilih Query Design.

  1. Kemudian pilih tabel yang akan digunakan, klik dua kali / pilih tabel kemudian klik Add. Setelah memilih tabel Klik Close.

  1. Setelah memilih tabel akan muncul tampilan seperti berikut.

  1. Kemudian pilih Field-field yang akan digunakan, dan beri tanda centang pada kolom show, tanda ini berfungsi untuk menampilkan field-field yang kita pilih, jika tidak diberi tanda maka field-fieldnya tidak akan muncul.

  1. Untuk menambahkan/membuat criteria kita bisa mengisikan pada kolom Criteria.

  1. Untuk melakukan pengecekkan pada kriteria yang kita buat pilih View (gambar tabel) pada Ribbon Home.

  1. Dalam Microsoft Office Access 2007 terdapat beberapa kriteria, contoh pembuatan kriteria adalah sebagai berikut :

  • Like “123*”

Digunakan untuk menampilkan data yang ketiga karakter depannya 123. Dalam contoh pada ID_SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang diawali 123.


  • Like “*JTS*”

Digunakan untuk menampilkan data yang terdapat karakter JTS pada bagian tengah suatu data, untuk kanan dan kiri JTS masih terdapat banyak karakter. Dalam contoh pada KD_SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang bagian tengahnya terdapat karakter JTS.


  • Like “LATHIF”

Digunakan untuk menampilkan/mencari data yang namanya LATHIF (nama yang sudah pasti). Dalam contoh pada NAMA_SUPPLIER hanya ditampilkan yang bernama LATHIF.


  • Like “LA????”

Digunakan untuk menampilkan/mencari data yang namanya terdiri dari 6 karakter yang hanya diketahui dua karakter didepannya . Dalam contoh pada NAMA_ SUPPLIER hanya ditampilkan yang bernama LATHIF.


  • Like “*K”

Menampilkan/mencari data yang huruf terakhirnya berkarakter K, tetapi untuk jumlah karakter didepannya tidak terbatas. Dalam contoh pada NAMA_ SUPPLIER hanya ditampilkan yang bernama AYUK dan TAUFIK.


  • Like “[A-L]*”

Menampilkan/mencari data yang karakter paling depannya A s\d L. Dalam contoh pada NAMA_ SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang berhuruf depannya A sampai L.



  • Like “L*F”

Untuk menampilkan/mencari nama yang huruf depannya L dan belakangnya F.


  • Not Like “12*”

Digunakan untuk menampilkan data yang dua karakter depannya selain 12 untuk karakter selanjutnya tidak terbatas. Dalam contoh pada ID_SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang diawali selain 12.


  • Not Like “*JKJ*”

Digunakan untuk menampilkan data yang terdapat karakter selain JKJ pada bagian tengah suatu data, untuk kanan dan kiri JKJ masih terdapat banyak karakter. Dalam contoh pada KD_SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang bagian tengahnya terdapat karakter selain JKJ.


  • Not Like “BA*” And Not Like “YO*”

Menampilkan data yang diawali dua karakter selain BA dan YO. Dalam contoh pada ALAMAT_SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang dua karakter depannya selain BA dan YO.


  • Not Like “[A-L]*”

Menampilkan/mencari data yang karakter paling depannya selain A s\d L. Dalam contoh pada NAMA_ SUPPLIER hanya ditampilkan nama yang berhuruf depannya selain A sampai L.


  • Not Like “B*N”

Untuk menampilkan/mencari nama yang huruf depannya selain B dan belakangnya N


  • Between 50 And 100

Menampilkan data yang bernilai/berjumlah antara 50 dan 100, Dalam contoh pada tebal_buku hanya ditampilkan tebal yang berada diantara 50 dan 100.


  • LATHIF”

Menampilkan data dengan nama yang sudah pasti (LATHIF).


  • Kombinasi Kriteria

Menampilkan kombinasi-kombinasi kriteria diatas.




III. KESIMPULAN

Dari hasil pratikum ini dapat disimpulkan, jika pada pembuatan database dengan menggunakan Microsoft Office Access 2007 bisa memudahkan kita dalam proses pembuatannya karena tools-toolsnya mudah dipahami serta dengan bantuan Query memudahkan kita dalam proses pencarian data pada suatu database menggunakan criteria-kriteria yang kita buat.

Database menggunakan Microsoft Office Access 2007

  • Tujuan
  • Siswa mampu membuat database dengan Microsoft Office Access 2007.
  • Siswa mampu menerapkan rancangan database dari power designer ke Microsoft Office Access 2007.
  • Siswa mampu mengerti alur – alur pembuatan database.


  • Hasil Praktikum
  • Langkah – langkah membuat database menggunakan Microsoft Office Access 2007 :
  • Membukan software aplikasi Microsoft Office Access 2007 yang telah terinstal pada PC.
  • Setelah terbuka kemudian pilih icon blank document.


  • Kemudian pada Blank Database tepatnya pada kolom file name, mengisi nama database yang akan dibuat, lalu klik icon folder pada samping kanan kolom file name, sehingga muncul gambar seperti berikut:.







  • Setelah muncul tampilan seperti di atas, kemudian pilih folder dimana project akan disimpan, kemudian klik OK.
  • Setelah langkah diatas, langkah selanjutnya adalah memilih ikon penggaris dan pensil, setelah memilih ikon tersebut maka akan muncul, jendela Save As, seperti gambar dibawah ini.Kemudian mengisi table name, dengan nama proyek yang akan dibuat.

  • Setelah itu klik OK dan kita siap untuk memulai pekerjaan dengan Microsoft Office Access.



  • Setelah muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini maka, isikan semua rincian program database yang akan dibuat, kemudian pilih data tipe yang sesuai, kemudian isikan deskripsi tentang rincian database yang akan dibuat.




  • Mungkin jika nanti baris yang kita gunakan kurang, maka kita dapat menambah baris lagi ditempat yang kurang, misalnya ingin menambah baris lagi di atas baris dan kolom buku, maka aktifkan sel nama kemudian klik kanan kemudian pilih insert rows.





  • Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini, dimana akan ada baris baru di atas baris nama buku.



  • Untuk mendelet baris yang telah ada maka langkahnya sama seperti menambah baris namun kita memilih pilihan delete row.


  • Setelah langkah di atas maka akan muncul peringatan seperti gambar dibawah ini, klik Yes untuk melanjutkan.




  • Setelah langkah diatas maka baris yang kita ingin delete tadi akan terhapus.






  • Setelah langkah – langkah sebelumnya selesai maka, kita dapat memilih menu view, lalu pilih datasheet view, maka akan muncul tampilan dimana rincian database yang telah dibuat pada langkah sebelumnya akan terpampang dalam bentuk kolom.
  • Isikan semua data yang dibutuhkan pada baris – baris yang sudah tersedia.


  • jika kolom yang tersedia belum cukup maka kita dapat menambahkanya dengan cara, blok seluruh isi dari sebuah kolom, lalu klik kanan, pilih insert column


  • setelah itu maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:



  • Untuk penghapusan, langkahnya sama dengan langkah penambahan kolom, namun kita pilih delete column untuk menghapus.




  • Jika ada peringatan seperti ini klik yes untuk melanjutkan

  • Setelah itu maka akan muncul tampilan bahwa kolom yang kita delete tadi akan terhapus dari deret kolom yang ada.




  • Kesimpulan
  • Mengaplikasikan rancangan database yang telah dibuat dengan power designer ke Microsoft Access 2007 untuk langkah dasar memang mudah dipahami, kita tinggal mengisikan dan sedikit mengedit tabel – tabel yang ada agar sesuai dengan keinginan kita.
  • Penggunaan type data yang tidak sesuai dengan rincian yang dipakai maka akan mempengaruhi pengisian data pada saat kita masuk ke langkah datasheet view.